Langsung ke konten utama

Seberapa jauh kamu mengenal dirimu sendiri?

Seberapa jauh kamu mengenal dirimu sendiri?

Aku pernah baca webtoon dan ada kalimat yang menarik banget di webtoon itu. Kurang lebih kalimatnya seperti ini “semakin aku memerankan berbagai karakter di film yang aku mainkan, aku semakin mengenal diriku. Mana yang membuatku nyaman dan bagian mana yang tidak membuatku nyaman”. Aku lupa judul webtoonnya tapi ngena banget sih menurut aku.

Aku ceritain dikit latar belakang webtoon yang aku inget ya. Jadi, pemeran utama ini hidup dengan orang tua yang masih belum bisa menerima kepergian anak pertamanya dan menganggap anak ke-duanya (pemeran utama) hidup dengan bayang-bayang anak pertama yang telah pergi. Hal ini membuat pemeran utama seperti hidup dalam karakter orang lain dan kehilangan dirinya sendiri. Apa yang dia suka dan tidak suka seolah-olah diatur dan disamakan seperti saudaranya yang telah pergi, sampai dia tidak tau apa yang sebenarnya dia suka, tidak suka dan apa tujuan hidupnya.

Sampai suatu ketika dia memainkan peran dalam teater dan film. Dalam setiap peran yang dia mainkan, dia jadi lebih bisa memilah dan memilih karakter mana yang dia suka dan karakter mana yang membuat dia nyaman dengan dirinya sendiri. Pemeran utama menemukan dirinya sendiri dalam setiap peran yang dia mainkan.

Hmm aku jadi mikir, dari kecil mungkin memang seharusnya setiap orang harus explore setiap kesempatan yang ada. Bukan hanya mencari bakat yang dia miliki, tapi juga mencari apa yang paling nyaman dan membuat dia punya tujuan hidup.

Hak dan kewajiban? Tentunya harus ada sih, bebas explore bukan bearti engga ada aturan kan yah? Sesuai norma yang berlaku diasyarakat. Larangan? Tentu harus ada dan hanya berlaku untuk hal-hal yang bisa melukai dirinya sendiri dan orang lain, tapi selama itu tidak melukai siapapun harusnya setiap orang masih memiliki kebebasan untuk mengenal dirinya sendiri dengan melakukan berbagai hal untuk memilih dan memilah kan yah?

Buat anak kecil hak, kewajiban dan larangan masih harus diingatkan tapi untuk orang dewasa harusnya mereka sudah auto tau sih. Kecuali mereka anak kecil yang terjebak ditubuh orang dewasa yang belum sembuh dari luka masa lalunya.

Seperti pemeran utama dalam webtoon yang punya caranya sendiri untuk menemukan dirinya sendiri. Kalau kamu sudah kenal dirimu sendiri kah? Tell me, cara apa yang kamu lakukan untuk mengenal diri sendiri?

Komentar

  1. Kayaknya saya belum mengenal diri sendiri secara utuh. Dan saya merasa menyesal karena dulu jarang explore sesuatu. Mulai dari tempat, teman, kenalan, acara, saya nggak pernah neko-neko. Tapi kalau dipikir lagi sekarang saya agak menyesal karena nggak sempat mencoba banyak hal. Sudah jadi ibu baru sadar hal tersebut. Karena itu nanti saya mau menunjukan banyak hal dan pengalaman sama anak, supaya dia bisa tahu apa yang paling dia minati😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe semoga dengan menunjukkan banyak hal ke anaknya bisa bikin kakak merasakan hal yang engga pernah kakak rasain sebelumnya yaaa, bisa jadi temen explore yang seru buat anaknyaaa : )

      Hapus

Posting Komentar

Thanks to read my blog :)

Postingan populer dari blog ini

Wisata Edukasi Omah Partoredjan Jogjakarta

  Butuh review atau referensi wisata di Jogakarta? Butuh wisata yang bisa buat seru-seruan sama temen-temen atau keluarga? Butuh wisata yang engga ada edukasinya juga? Selamat anda ada di bacaan yang tepat (hehehe). Review kali ini akan membahas mengenai Rumah Partoredjan dan Desa Ekowisata Pancoh. Karena yang akan saya review terbagi menjadi dua maka akan dijabarkan satu per satu. Rumah Partoredjan Rumah Partoredjan merupakan salah satu wisata yang terletak di Pancoh, Girikerto, Kec. Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta . Jam opersional Rumah Partoredjan dari pukul 09.00 sampai dengan 17.00. Menu makanan di tempat ini umumnya makanan tradisional dengan pilihan prasmanan atau menu paket. Harga makanan dan minuman di sini berada pada kisaran harga Rp 5.000 sampai dengan Rp 30.000. Menu Omah Partoredjan Rumah Partoredjan ini tempat makan keluarga yang sebagian besar semi out door (jadi kalo ujan agak basah-basah dikit). Suasana di Rumah Partoredjan sangat asri d...

Review Drama Korea : 18 Again

Drama Korea :18 Again (Gambar diambil dari Netflix) Lagi cari review 18 again? Atau lagi cari drama korea bertema keluarga dan pengalaman hidup sebagai pengantin baru? Drama ini cocok banget lhoo Sinopsis Drama ini berkisah tentang sepasang suami istri bernama Jung Da-jung (Kim Ha-neul) dan Hong Dae-young (Yoon Sang-hyun) yang sudah menikah selama 18 taun dan ingin bercerai karena ada suatu hal yang dirasa terlalu menyakitkan bagi Jung Da-jung. Awal kisah Hong Dae-young di masa mudanya dengan predikat pemain basket terbaik di SMA nya dan Jong Da-jung adalah gadis cantik berbakat yang mempunyai cita-cita sebagai News Ancor merupakan pasangan muda mudi di sekolah. Hong Dae-young yang akhirnya akan memulai langkah awalnya sebagai pebasket professional dan masuk ke Perguruan Tinggi dengan jalur prestasi basketnya, memutuskan untuk menggugurkan cita-citanya. Hal ini dilakukan demi kekasihnya Jong Da-jung karena Jong Da-jung telah hamil. Mereka memutuskan untuk menikah dan membesar...

Review Café Goolali Padma Semarang

Di sini ada yang suka banget makan dessert engga? Hari minggu kemaren aku sama temen aku keracunan konten tiktok yang ngebahas dessert di ambience di Goolali. Goolali ini bagian dari hotel Padma, salah satu hotel bintang 5 di Semarang. Goolali Hotel Padma terletak di lobby Hotel Padma yang beralamat di Jl. Sultan Agung No. 86, Wonotingal, Kec. Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dari jauh udah kelihatan sih Hotelnya, karena emang gedungnya tinggi dan logonya ada di bagian atas Gedung. Begitu sampai di lobby Hotel Padma kita masuk ke bagian pemeriksaan barang dan Goolali ada dibalik pintu masuk bagian ujung deket resepsionis dan taman. Tempatnya agak terbuka karena menyatu dengan lobby, resepsionis dan ruang tunggu hotel. Untuk yang agak privat mungkin bisa pilih bagian outdoor di deket taman yaa. Sebenernya aku sama temen aku juga pengennya di outdoor deket taman, tapi karena kebetulan saat itu rameee banget akhirnya kita putuskan buat duduk di dalem aja. Begitu sampai di e...