Apa kamu juga salah satu yang
takut akan perubahan?
Mau engga mau, suka engga suka
perubahan pasti selalu ada. Kadang perubahan itu dalam bentuk yang sangat kecil
sampai engga kerasa. Perubahan itu bisa kita rasakan ketika kita sadar dan
mulai menengok kebelakang, “Oh ternyata sudah banyak yang berubah”. Tapi, perubahan
yang menakutkan adalah perubahan yang besar, sesuatu yang diluar kebiasaan dan serasa
akan merubah hidup kita.
Masih ingat rasanya pertama kali
sekolah? Sekolah adalah salah satu perubahan besar dari kebiasaan hidup kita
yang pertama. Perubahan dari lingkungan kecil kita (rumah) ke lingkungan yang
lebih besar (sekolah). Waktu temen aku cerita nganter anaknya menemui
lingkungan baru (sekolah) aku sadar kalau ternyata perubahan lingkungan dari
rumah ke sekolah juga suatu hal yang menakutkan. Buktinya banyak anak yang masih
ditemani orang tuanya, bahkan engga cuma sehari tapi berhari-hari.
Tapi kenapa aku engga inget
peristiwa perubahan itu yah? Mungkin karena aku sudah melewati masa itu? Atau
ternyata tidak semenakutkan itu sampe aku lupa kalau dulu aku pernah takut masuk
sekolah dan beradaptasi dengan lingkungan baru?
Setelahnya kita banyak
memasuki perubahan dalam hidup kita. Perubahan dari SD menjadi SMP, SMP menjadi
SMA, SMA masuk ke Perguruan Tinggi, dari anak rumah jadi anak kos, dari
mahasiswa ke karyawan. Eh tapi jarang banget ya yang pake kata perubahan untuk
semua hal di atas, biasanya mereka bilang semua itu pengalaman baru. Alih-alih
takut perubahan gimana kalo semua hal yang berubah diganti dengan sebutan
pengalaman baru? Lebih seru kayaknya (hehehe).
Pengalaman baru jadi karyawan, pengalaman
baru jadi anak rantau, pengalaman baru nyari uang sendiri, pengalaman baru
memenuhi kebutuhan hidup sendiri, pengalaman baru jadi istri atau suami,
pengalaman baru jadi ibu atau ayah dan pengalaman-pengalaman baru lainnya yang alih-alih
menakutkan malah jadi menegangkan dan memacu adrenalin (wkwkwk sok positif
banget).
Tapi beneran deh, kadang
perubahan itu cuma menakutkan diawal. Bahkan mungkin yang menakutkan bukan
perubahannya? Tapi pikiran kita yang sudah membuat sekenario berlebih apa yang akan
terjadi di masa depan? Memangnya kita Tuhan yang bisa tau masa depan? Memangnya
tuhan sejahat itu membuat masa depan sesuai sekenario terburuk yang bisa kita pikirkan?
Hehehe semoga yang Maha Pengasih
memberikan masa depan terbaik buat kita semua yah (Ini beneran doa buat aku
juga yang kadang masih takut). Kan ada hadist yang bilang “Aku sesuai prasangka
hamba-Ku”, semoga kita selalu bisa khusnudzon ya atas semua rencana-Nya (buat
aku juga nih yang kadang lemah wkwkwk).

Komentar
Posting Komentar
Thanks to read my blog :)