Langsung ke konten utama

Pengalaman Nonton Interstellar (Sebuah Review)

Udah nonton Interstellar?

Kalo udah bagian mana yang bikin amaze?

Kalo belum, let me tell you about my experience and opinion around this movie.

Film ini menceritakan tentang bumi yang sudah tidak sehat untuk dihuni. Sebuah keluarga yang tinggal di tengah ladang jagung, ayah dari keluarga tersebut adalah seorang insinyur (dulunya). Tiba-tiba anak perempuannya menemukan keanehan di kamarnya. Buku-buku terjatuh tanpa seorangpun menyentuhnya. Anak perempuan itu menyebutnya “gosh”. Ayahnya yang seorang insinyur tidak percaya sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu sang anak mencoba memahami mengapa buku-buku di kamarnya bisa berjatuhan.

Sampailah si anak perempuan dengan kesimpulan bahwa buku berjatuhan tersebut adalah sandi morse yang entah dikirim oleh siapa (akan diungkap diakhir film). Sedangkan Ayahnya menemukan hal lain, yaitu sebuah peta yang terbentuk dari pasir yang ada di lantai. Akirnya mereka mengikuti peta tersebut dan petualangan pun dimulai.

Oke, ini hanya awal dari cerita, yang ku kira cerita horor ternyata bukan. Coba sabar nonton sampai akhir ya nanti bakalan tau “gosh”.

Awalnya takut karena takut tiba-tiba ada hantu benerannya, ternyata engga. Selanjutnya mind blowing banget karena mereka melakukan perjalanan luar angkasa. Berasa pelajaran ilmiah, belajar tentang teori relativitas juga belajar tentang pengertian benda 2 dimensi, 3 dimensi, 4 dimensi dan 5 dimensi. Kalau kalian belum tau wujud dari masing-masing dimensi benda dan teori relativitas coba deh buka google karena hal itu akan dibahas (secara tidak langsung) lebih dalam di film.

Aku suka segala sesuatu yang bisa dijelaskan dengan logis dan masuk akal tapi selama belum ada ilmu pengetahuan yang membuktikan teorinya aku mempercayai pendekatan ilmu yang lebih dekat denganku dan kepercayaanku (agama).

Di sini dijelaskan ada perubahan bentuk 3 dimensi ke 5 dimensi. Teori ini menarik dan masuk akal, even ilmu pengetahuan belum bisa membuat hal itu terwujud (saat ini), makanya aku lebih bisa menerima pendekatan Al Quran dalam surat Az Zariyat ayat 56 “dan Aku (Allah) tidak menciptakan Jin dan Manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku”, karena kenyataannya toeri di film mengakui adanya benda/makhluk 5 dimensi.

Teori relativitas juga teori yang sangat menganggumkan sih. Teori relativitas menjelaskan perbedaan sudut pandang ruang dan waktu. Sebagai contoh Bumi dan Pluto (ruang) memiliki waktu yang berbeda. 1 tahun di Pluto sama dengan 248 tahun di Bumi (Luthfi, Ahmad. “Jadi Planet Terjauh, Berapa Lama Waktu 1 Tahun di Pluto”. Oke Zone, 5 Okt. 2020).  Mengagumkan karena seperti mendukung ayat yang ada di Al Quran surat Al Mu’minun 113 “Allah berfirman : kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui”. Perbandingan waktu rotasi Pluto yang masih di galaksi yang sama dengan Bumi aja bedanya jauuh bangeet, apalagi masuk langit ke-tujuh.

Sekali lagi guys, ini cuma pendapat dari aku (manusia biasa) tentang film interstellar yang jadi mbleber ke mana-mana (wkwkwk). Yasuda itu saja, mending nonton Interstaller untuk dinikmati aja, ojo mbok pikir yah guys, ndak mumet.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Edukasi Omah Partoredjan Jogjakarta

  Butuh review atau referensi wisata di Jogakarta? Butuh wisata yang bisa buat seru-seruan sama temen-temen atau keluarga? Butuh wisata yang engga ada edukasinya juga? Selamat anda ada di bacaan yang tepat (hehehe). Review kali ini akan membahas mengenai Rumah Partoredjan dan Desa Ekowisata Pancoh. Karena yang akan saya review terbagi menjadi dua maka akan dijabarkan satu per satu. Rumah Partoredjan Rumah Partoredjan merupakan salah satu wisata yang terletak di Pancoh, Girikerto, Kec. Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta . Jam opersional Rumah Partoredjan dari pukul 09.00 sampai dengan 17.00. Menu makanan di tempat ini umumnya makanan tradisional dengan pilihan prasmanan atau menu paket. Harga makanan dan minuman di sini berada pada kisaran harga Rp 5.000 sampai dengan Rp 30.000. Menu Omah Partoredjan Rumah Partoredjan ini tempat makan keluarga yang sebagian besar semi out door (jadi kalo ujan agak basah-basah dikit). Suasana di Rumah Partoredjan sangat asri d...

Review Café Goolali Padma Semarang

Di sini ada yang suka banget makan dessert engga? Hari minggu kemaren aku sama temen aku keracunan konten tiktok yang ngebahas dessert di ambience di Goolali. Goolali ini bagian dari hotel Padma, salah satu hotel bintang 5 di Semarang. Goolali Hotel Padma terletak di lobby Hotel Padma yang beralamat di Jl. Sultan Agung No. 86, Wonotingal, Kec. Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dari jauh udah kelihatan sih Hotelnya, karena emang gedungnya tinggi dan logonya ada di bagian atas Gedung. Begitu sampai di lobby Hotel Padma kita masuk ke bagian pemeriksaan barang dan Goolali ada dibalik pintu masuk bagian ujung deket resepsionis dan taman. Tempatnya agak terbuka karena menyatu dengan lobby, resepsionis dan ruang tunggu hotel. Untuk yang agak privat mungkin bisa pilih bagian outdoor di deket taman yaa. Sebenernya aku sama temen aku juga pengennya di outdoor deket taman, tapi karena kebetulan saat itu rameee banget akhirnya kita putuskan buat duduk di dalem aja. Begitu sampai di e...

Prosesku Mengenali Diri Sendiri

Adakah dari kalian pernah menyesal setelah marah? Mungkin di sisi lain aku merasa lega karena meluapkan emosi, tapi setelah itu perasaan bersalah dan menyesal tiba-tiba muncul. Kalau ada kita sama. Ingin rasanya memutar waktu dan melarang diri untuk tidak marah dan meluapkannya. Ingin rasanya tetap tenang dan menyelesaikan hal tersebut dengan kepala dingin, tapi apa daya aku “kalah” dengan emosi negatif tersebut. Marah? Apa si itu marah? Dari mana datangnya marah? Apakah marah itu gangguan dari luar atau perasaan yang muncul atas ketakutanku yang tidak aku sadari? Pertanyaan-pertanyaan itu muncul ketika aku menyesali keadaanku yang “kalah” dan mengingat semua emosi negatif yang pernah aku keluarkan. Menggunakan pertanyaan tersebut aku mencoba mencari diriku. Aku mengingat kembali keadaan sebelum aku merasakan marah tersebut. Aku bertanya pada diri sendiri “Kenapa aku marah?” . Jawaban yang bisa aku dapat adalah karena perasaan tidak nyaman akan sesuatu keadaan atau p...