Langsung ke konten utama

Mengingat mati untuk lebih bersyukur atau mensyukuri hidup sebagai kesempatan?

Hmm which one do you? Mengingat mati untuk lebih bersyukur atau mensyukuri hidup sebagai kesempatan?

Sebenernya aku bingung mau nulis apa, jadi aku mau ambil ini jadi tema tulisan kali ini. Karena ini satu tema yang selalu jadi perdebatan orang-orang disekitar aku. Eh sebenernya engga bisa disebut perdebatan si kalo semua orang bisa menerima sudut pandang satu sama lain, yang jadi masalah kalo salah satunya memaksakan bahwa pendapatnya yang paling benar dan semua orang harus sepakat dengan itu (nah habis ini perang dingin dimulai biasanya wkwkwk). Demi menjaga perdamaian mending ngalah salah satu ya guys, whether you are a friends or couple karena menurut aku semua jawaban benar, hanya sudut pandangnya aja yang beda. Bukan meng-iya-kan, tapi lebih ke membesarkan hatinya aja. Buat berdamai engga perlu merasa kalah kan?

Oke lanjut. Pasti kalian sering denger deh tentang orang yang bilang mengingat mati itu penting, karena dengan mengingat mati bisa meningkatkan ibadah (soalnya aku sering banget denger ini). Dari sudut pandang ini rasa takut yang ada dari mengingat mati bisa membuat orang sadar bahwa ajalnya bisa menjemput kapan saja, sehingga mereka serasa engga punya waktu untuk berbuat yang tidak baik dan hanya melakukan hal baik saja. 

Satu sisi ada pendapat yang bilang kalau hidup itu harus disyukuri karena dengan hidup kita masih dikasih kesempatan untuk melakukan hal yang baik. Karena mati adalah hal sudah pasti sedangkan cara kita menjalani hidup di dunia ini yang penting. Dari sudut pandang ini selagi ada kehidupan disitulah jalan untuk masih dikasih rejeki dan kesempatan untuk berbuat baik. Ya walaupun bukan manusia namanya kalau tanpa dosa si, tapi seenggaknya timbangan amal baiknya diperbanyak dengan adanya kesempatan untuk hidup.

Dua statment itu sebenernya mengarah pada satu hal yang sama lho, mencari kebaikan sebanyak-banyaknya. Entah mau dipandang dari sudut manapan tapi tujuannya sebenernya hanya itu. Bukannya yang penting itu tujuannya ya? Cara manapun atau sudut pandang manapun itu pilihan.

Kalau kamu ada disudut pandang yang mana?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wisata Edukasi Omah Partoredjan Jogjakarta

  Butuh review atau referensi wisata di Jogakarta? Butuh wisata yang bisa buat seru-seruan sama temen-temen atau keluarga? Butuh wisata yang engga ada edukasinya juga? Selamat anda ada di bacaan yang tepat (hehehe). Review kali ini akan membahas mengenai Rumah Partoredjan dan Desa Ekowisata Pancoh. Karena yang akan saya review terbagi menjadi dua maka akan dijabarkan satu per satu. Rumah Partoredjan Rumah Partoredjan merupakan salah satu wisata yang terletak di Pancoh, Girikerto, Kec. Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta . Jam opersional Rumah Partoredjan dari pukul 09.00 sampai dengan 17.00. Menu makanan di tempat ini umumnya makanan tradisional dengan pilihan prasmanan atau menu paket. Harga makanan dan minuman di sini berada pada kisaran harga Rp 5.000 sampai dengan Rp 30.000. Menu Omah Partoredjan Rumah Partoredjan ini tempat makan keluarga yang sebagian besar semi out door (jadi kalo ujan agak basah-basah dikit). Suasana di Rumah Partoredjan sangat asri d...

Review Drama Korea : 18 Again

Drama Korea :18 Again (Gambar diambil dari Netflix) Lagi cari review 18 again? Atau lagi cari drama korea bertema keluarga dan pengalaman hidup sebagai pengantin baru? Drama ini cocok banget lhoo Sinopsis Drama ini berkisah tentang sepasang suami istri bernama Jung Da-jung (Kim Ha-neul) dan Hong Dae-young (Yoon Sang-hyun) yang sudah menikah selama 18 taun dan ingin bercerai karena ada suatu hal yang dirasa terlalu menyakitkan bagi Jung Da-jung. Awal kisah Hong Dae-young di masa mudanya dengan predikat pemain basket terbaik di SMA nya dan Jong Da-jung adalah gadis cantik berbakat yang mempunyai cita-cita sebagai News Ancor merupakan pasangan muda mudi di sekolah. Hong Dae-young yang akhirnya akan memulai langkah awalnya sebagai pebasket professional dan masuk ke Perguruan Tinggi dengan jalur prestasi basketnya, memutuskan untuk menggugurkan cita-citanya. Hal ini dilakukan demi kekasihnya Jong Da-jung karena Jong Da-jung telah hamil. Mereka memutuskan untuk menikah dan membesar...

Review Café Goolali Padma Semarang

Di sini ada yang suka banget makan dessert engga? Hari minggu kemaren aku sama temen aku keracunan konten tiktok yang ngebahas dessert di ambience di Goolali. Goolali ini bagian dari hotel Padma, salah satu hotel bintang 5 di Semarang. Goolali Hotel Padma terletak di lobby Hotel Padma yang beralamat di Jl. Sultan Agung No. 86, Wonotingal, Kec. Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dari jauh udah kelihatan sih Hotelnya, karena emang gedungnya tinggi dan logonya ada di bagian atas Gedung. Begitu sampai di lobby Hotel Padma kita masuk ke bagian pemeriksaan barang dan Goolali ada dibalik pintu masuk bagian ujung deket resepsionis dan taman. Tempatnya agak terbuka karena menyatu dengan lobby, resepsionis dan ruang tunggu hotel. Untuk yang agak privat mungkin bisa pilih bagian outdoor di deket taman yaa. Sebenernya aku sama temen aku juga pengennya di outdoor deket taman, tapi karena kebetulan saat itu rameee banget akhirnya kita putuskan buat duduk di dalem aja. Begitu sampai di e...